Laravel 12 CRUD
#4 Menyiapkan Database dengan SQLite (Paling Mudah)
Laravel bisa pakai banyak jenis database. Tapi biar mudah, kita pilih SQLite — cukup satu file, tidak perlu install MySQL yang rumit. Cocok untuk pemula! 😍
Langkah 1: Buat File Database SQLite
1 SQLite menyimpan semua data dalam satu file biasa. Kita akan buat file tersebut di folder database proyek kita. Ikuti langkah berikut:
- Buka folder proyek siswaapp (misal:
C:\laravel-projects\siswaapp). - Cari folder database di dalam proyek.
- Di dalam folder database, buat file kosong bernama database.sqlite.
Cara membuat file dengan mudah:
- Di dalam folder
database, klik kanan → New → Text Document. - Ganti namanya menjadi
database.sqlite(pastikan ekstensi .sqlite, bukan .txt). Windows akan memberi peringatan, klik "Yes".
database.sqlite.
Langkah 2: Edit File .env (Beri Tahu Laravel Pakai SQLite)
2 File .env adalah file konfigurasi rahasia di Laravel. Di sinilah kita mengatur database. Buka file .env yang ada di root proyek (folder utama siswaapp) dengan text editor (Notepad, VS Code, dll).
Cari bagian yang bertuliskan:
Ubah menjadi seperti ini (gunakan SQLite):
Penjelasan: Kita mengganti DB_CONNECTION menjadi sqlite, dan mengomentari (memberi tanda #) baris lain yang tidak diperlukan. Laravel akan otomatis mencari file database/database.sqlite.
.env setelah diubah.
Langkah 3: Uji Koneksi Database dengan Artisan
3 Laravel punya perintah untuk mengecek apakah koneksi database berhasil. Buka CMD/terminal, masuk ke folder proyek, lalu jalankan:
Jika muncul tabel informasi tentang database (seperti ukuran, jumlah tabel), berarti koneksi BERHASIL! 🎉
Atau bisa juga jalankan:
Perintah ini akan menampilkan status migrasi (nanti kita akan buat migrasi). Jika tidak ada error, artinya database sudah siap digunakan.
database.sqlite sudah ada di folder database dan file .env sudah benar. Coba restart CMD, lalu ulangi.
Langkah 4: Lihat File Database (Opsional)
4 Kamu bisa melihat file database.sqlite di folder database. Saat ini file tersebut masih kosong (ukuran 0 KB). Nanti setelah kita membuat tabel, ukurannya akan bertambah. Keren kan? Satu file kecil bisa menyimpan banyak data!
Kalau kamu penasaran, kamu bisa install ekstensi browser atau aplikasi seperti DB Browser for SQLite untuk melihat isinya. Tapi tidak wajib, karena kita akan mengelola data lewat Laravel.
💡 Ringkasan Langkah (Buat Catatan)
- ✅ Buat file kosong
database/database.sqlite. - ✅ Edit file
.env: ubahDB_CONNECTION=sqlite, komentar baris lain. - ✅ Uji koneksi:
php artisan db:show(atauphp artisan migrate:status). - ✅ Jika sukses, database siap dipakai!
📌 Mengapa SQLite? Karena tidak perlu install MySQL, tidak perlu setting password, dan ringan. Sangat cocok untuk belajar dan proyek kecil. Nanti jika sudah mahir, bisa beralih ke MySQL.
(Link akan aktif saat artikel sebelumnya dan selanjutnya terbit)