🍭 NodeJS #2: Mengenal JavaScript (bagian 1) – Variabel, Tipe Data, dan Operator
Halo lagi, calon programmer! 👋
Sebelum kita bikin aplikasi keren dengan Node.js, kita harus kenalan dulu sama bahasa yang akan kita pakai, yaitu JavaScript. Nah, di bagian ini kita akan belajar tiga hal dasar: variabel (tempat menyimpan data), tipe data (jenis-jenis data yang bisa disimpan), dan operator (cara memanipulasi data). Semuanya akan dijelaskan dengan cara yang asyik dan mudah. Yuk, kita mulai! 🚀
🎯 Apa yang Akan Kita Pelajari?
- 📦 Variabel:
var,let, danconst - 🔤 Tipe Data: String (teks), Number (angka), Boolean (true/false), dll.
- ➕ Operator: Aritmatika (+, -, *, /), Perbandingan (>, <, ==), dan Logika (&&, ||, !)
coba.js) dan jalankan dengan Node.js seperti yang kita lakukan di tutorial #1. Kalau lupa caranya, tinggal buka lagi artikel sebelumnya, ya!
📦 Bagian 1: Variabel – Kotak Ajaib Penyimpan Data
Bayangkan kamu punya kotak-kotak kecil. Setiap kotak bisa kita beri nama dan kita isi dengan sesuatu. Nah, dalam JavaScript, kotak-kotak itu disebut variabel. Kita bisa menyimpan angka, teks, atau data lainnya di dalam variabel.
Ada tiga cara membuat variabel di JavaScript: var, let, dan const. Jangan bingung, kita lihat satu per satu.
📌 var – Cara Lama (Tapi Masih Dipakai)
var adalah cara lama untuk membuat variabel. Sekarang lebih baik pakai let atau const, tapi kamu tetap perlu tahu karena banyak kode lama yang masih pakai var.
var nama = "Budi";
console.log(nama); // Output: Budi
📌 let – Cara Modern (Bisa Diubah)
let digunakan untuk variabel yang isinya bisa kita ubah nanti. Ini yang paling sering dipakai.
let umur = 10;
console.log(umur); // Output: 10
umur = 11; // kita ubah isinya
console.log(umur); // Output: 11
📌 const – Tetap, Tidak Bisa Diubah
const digunakan untuk variabel yang isinya tetap dan tidak boleh diubah. Kalau kita coba ubah, program akan error.
const pi = 3.14;
console.log(pi); // Output: 3.14
// pi = 3.15; // Ini akan error! Karena const tidak bisa diubah
const kalau memang nilainya tidak akan berubah, dan let kalau suatu saat bisa berubah. Hindari var kecuali terpaksa.
🔤 Bagian 2: Tipe Data – Jenis-Jenis Isi Kotak
Setiap kotak (variabel) punya jenis isi yang berbeda. Di JavaScript, ada beberapa tipe data dasar:
| Tipe Data | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| String | Teks, ditulis dengan tanda kutip | "Halo", 'Dunia', `Ini template` |
| Number | Angka, bisa bulat atau pecahan | 10, 3.14, -5 |
| Boolean | Hanya dua nilai: benar (true) atau salah (false) |
true, false |
| Undefined | Variabel belum diisi | let x; maka x isinya undefined |
| Null | Kosong, sengaja dikosongkan | let y = null; |
Contoh dalam Kode
// String
let nama = "Ani";
let sapaan = 'Halo';
let template = `Halo, ${nama}`; // pakai backtick, bisa menyisipkan variabel
console.log(template); // Output: Halo, Ani
// Number
let umur = 12;
let tinggi = 145.5;
let suhu = -5;
// Boolean
let isSiswa = true;
let isMenikah = false;
// Undefined
let alamat;
console.log(alamat); // Output: undefined
// Null
let hobi = null;
console.log(hobi); // Output: null
➕ Bagian 3: Operator – Alat untuk Memanipulasi Data
Sekarang kita punya data, kita bisa melakukan operasi terhadap data itu dengan operator. Ada tiga kelompok operator yang akan kita pelajari: aritmatika, perbandingan, dan logika.
🧮 Operator Aritmatika (Matematika)
Digunakan untuk menghitung angka.
| Operator | Nama | Contoh | Hasil |
|---|---|---|---|
+ | Penjumlahan | 5 + 3 | 8 |
- | Pengurangan | 5 - 3 | 2 |
* | Perkalian | 5 * 3 | 15 |
/ | Pembagian | 6 / 3 | 2 |
% | Sisa bagi (modulo) | 7 % 3 | 1 (karena 7 dibagi 3 sisa 1) |
** | Pangkat | 2 ** 3 | 8 (2³) |
let a = 10;
let b = 3;
console.log(a + b); // 13
console.log(a - b); // 7
console.log(a * b); // 30
console.log(a / b); // 3.333...
console.log(a % b); // 1
console.log(a ** b); // 1000 (10 pangkat 3)
⚖️ Operator Perbandingan (Membandingkan)
Hasilnya selalu boolean (true atau false).
| Operator | Nama | Contoh | Hasil |
|---|---|---|---|
== | Sama dengan (nilai saja) | 5 == "5" | true (karena nilainya sama) |
=== | Sama persis (nilai dan tipe) | 5 === "5" | false (tipe beda: number vs string) |
!= | Tidak sama (nilai) | 5 != "5" | false |
!== | Tidak sama persis | 5 !== "5" | true |
> | Lebih besar | 5 > 3 | true |
< | Lebih kecil | 5 < 3 | false |
>= | Lebih besar atau sama | 5 >= 5 | true |
<= | Lebih kecil atau sama | 5 <= 3 | false |
let x = 5;
let y = "5";
console.log(x == y); // true (nilai sama)
console.log(x === y); // false (tipe beda)
console.log(x !== y); // true
console.log(x > 3); // true
console.log(x <= 4); // false
🧠 Operator Logika (untuk Menggabungkan Kondisi)
Digunakan untuk menggabungkan beberapa nilai boolean.
| Operator | Nama | Contoh | Hasil |
|---|---|---|---|
&& | DAN (and) | true && true | true (keduanya harus true) |
|| | ATAU (or) | true || false | true (salah satu true) |
! | INGKARAN (not) | !true | false (membalikkan) |
let a = 10;
let b = 5;
// && (keduanya harus benar)
console.log(a > 5 && b < 10); // true && true = true
console.log(a > 15 && b < 10); // false && true = false
// || (salah satu benar)
console.log(a > 15 || b < 10); // false || true = true
// ! (membalik)
console.log(!(a > 5)); // !true = false
✍️ Latihan: Coba Sendiri!
Buka editor teks, buat file baru latihan.js, ketik kode berikut, lalu jalankan dengan node latihan.js.
// Variabel
let nama = "Rina";
let umur = 11;
let tinggi = 140.2;
let sukaJus = true;
// Tampilkan
console.log("Nama: " + nama);
console.log("Umur: " + umur);
console.log("Tinggi: " + tinggi);
console.log("Suka jus? " + sukaJus);
// Operator aritmatika
let tahunLahir = 2026 - umur;
console.log("Tahun lahir: " + tahunLahir);
// Operator perbandingan
console.log("Apakah umur lebih dari 10? " + (umur > 10));
console.log("Apakah nama === 'Rina'? " + (nama === "Rina"));
// Operator logika
let bisaBeliJus = (umur >= 10) && (sukaJus === true);
console.log("Bisa beli jus? " + bisaBeliJus);
Hasilnya akan tampil di terminal. Coba ubah-ubah nilainya dan lihat perbedaannya!
🎉 Penutup
Hebat! Kamu sudah belajar tiga fondasi utama JavaScript: variabel, tipe data, dan operator. Ini adalah bahan dasar yang akan kita pakai terus di semua tutorial berikutnya. Pastikan kamu sudah paham sebelum lanjut ke NodeJS #3 yang akan membahas percabangan dan perulangan.
Jangan lupa untuk mencoba semua contoh dan bereksperimen sendiri. Kalau ada pertanyaan, tulis di komentar ya. Sampai jumpa di seri selanjutnya! 👋😊
Ditulis dengan ❤️ untuk para pemula yang ingin menjadi programmer handal.